Header Ads

Rumah Dijual Terlalu Murah, Mungkin Ini Alasannya


Ketika Anda membaca iklan bertuliskan rumah dijual murah, pasti segera mengundang rasa penasaran dan ingin memeriksanya barangkali sesuai dengan selera dan kebutuhan. Rumah yang merupakan kebutuhan pokok dengan harga yang terus naik seiring waktu seringkali menjadi buruan banyak orang. Baik yang memang sedang membutuhkan hunian maupun mereka yang ingin berinvestasi dengan uang mereka.
Ilustrasi
Namun terkadang, muncul pertanyaan "mengapa ada orang yang rela memberikan rumah mereka pada orang lain dengan harga yang di bawah pasaran?" Padahal masih ada opsi lain seperti disewakan atau dijadikan tempat usaha makanan ataupun lainnya yang mungkin masih bisa mendapatkan untung. Mungkin inilah jawaban dari pertanyaan di atas;

·         Terdesak Kebutuhan
Ini merupakan jawaban mainstream yang mendasari alasan seseorang menjual rumah dengan harga miring. Kondisi mendesak yang membutuhkan adanya dana segar dengan cepat seperti untuk biaya berobat di rumah sakit dan lain sebagainya menjadi motivasi seseorang menjual unit dengan harga lebih murah dengan harapan cepat laku sehingga segera ada dana segar untuk mengatasi masalah.

·         Untuk DP Rumah Baru
Mengetahui ada rumah murah dengan lokasi yang lebih baik merupakan suatu kesempatan berharga dan siapapun rela berkorban demi peluang pertama sebelum direbut orang. Maka dari itu, seseorang harus segera membayar DP rumah idaman tersebut untuk mencegah pemilik menawarkan pada orang lain. Uang muka inilah yang umumnya didapat dari penjualan rumah yang sedang dihuni saat ini.

Seperti yang diketahui bahwa untuk pengajuan KPR,  batas maksimal kredit adalah 30% dari besaran penghasilan dan mungkin ini kurang cocok dengan kondisi seseorang. Inilah alasannya mengapa ada orang yang menjual rumah mereka dengan harga murah. Agar rumah cepat laku, segera ada dana untuk uang muka rumah baru yang lebih menjanjikan.

·         Faktor Lingkungan
Faktor ini agak jarang ditemukan sebab umumnya orang akan memeriksa terlebih dahulu kondisi lingkungan sebelum membeli sebuah rumah. Jadi cukup jarang terjadi ada orang yang tetap ngotot membeli rumah di lingkungan yang ramai padahal dirinya mengharap rumah yang tenang. Namun karena berbagai kondisi, hal seperti ini masih bisa saja terjadi. Dan para pemilik rumah tersebut tidak akan ragu melepas rumah tersebut dengan harga yang lebih rendah.

·         Tuntutan Pekerjaan
Tuntutan pekerjaan juga seringkali memaksa seseorang untuk mengikhlaskan rumah mereka dibeli dengan harga yang lebih murah dibanding harga pasaran. Bukan untuk alasan uang, namun dengan pertimbangan tertentu.

Seseorang yang dipromosikan atau dimutasi ke lain daerah dengan jarak yang sangat jauh dan dalam jangka waktu yang lama akan mempertimbangkan untuk segera melepas rumahnya. Daripada unit tersebut tidak terurus atau bahkan disalahgunakan penyewa dan lain sebagainya, menjual cepat agar tidak menambah beban pengeluaran menjadi alasan orang membanderol harga murah.

·         Tidak Sanggup Cicil KPR
Kondisi semacam ini cukup sering terjadi dimana seorang nasabah tidak sanggup membayar cicilan kredit rumah. Hal ini dikarenakan suku bunga KPR usai berakhirnya masa fix rate akan mengikuti suku bunga pasar. Dengan kata lain, saat suku bunga pasar mengalami kenaikan maka suku bunga KPR pun juga ikut naik yang berakibat pada semakin tingginya nominal cicilan.

Mereka yang tidak sanggup mengikuti kenaikan ini akan didera masalah cicilan yang menunggak. Pemilik rumah inipun menjadi khawatir seandainya sekian banyak dana yang dibayar untuk mencicil rumah harus hilang lantaran rumah disita oleh pihak bank. Daripada sama sekali kehilangan uang yang sudah dikeluarkan, mereka akan menjual rumah tersebut lebih murah melalui cara over kredit.

·         Rumah Terbengkalai
Banyak pula orang di perkotaan yang terburu-buru membeli rumah di kawasan pinggiran lantaran khawatir harganya semakin melangit di luar jangkauan. Mereka pun asal beli tetapi masih sewa apartemen ataupun rumah yang dekat dengan lokasi kerja. Sayangnya, banyak pula dari mereka yang tak kunjung menempati rumah yang dibeli tersebut lantaran alasan kesibukan dan jarak.

Lama kelamaan, rumah yang umumnya berlokasi di daerah sekitar kota ini akhirnya terbengkalai dan kotor. Untuk menempatinya pun pemilik mungkin akan pikir-pikir lagi. Disinilah  muncul niatan untuk menjual kembali rumah tersebut dengan harapan bisa balik modal atau sebelum rumah tersebut ambruk dimakan usia. Harga murah pun bisa Anda dapatkan dari para pemilik rumah tersebut.

·         Harta Gono-gini
Dalam skenario tertentu, ada saatnya perceraian menghadirkan alasan lain seseorang utuk menjual rumah dengan harga murah. Pasangan yang berpisah harus mengatasi masalah harta gono gini meliputi rumah yang mereka tempati sebelumnya. Biasanya mereka berdua akan memutuskan menjual rumah secepat mungkin agar bisa dibagi.

Jual rumah sesegera mungkin umumnya mengakibatkan penawaran harga yang juga rendah. hal inipun tak jadi masalah bagi mereka yang ingin bercerai tersebut selama masalah mereka bisa cepat teratasi.

Demikianlah beberapa alasan mengapa ada rumah dijual dengan harga yang lebih murah daripada pasaran harga di sekitarnya dengan spesifikasi yang sama. Jadi tak perlu berburuk sangka dan langsung saja ambil kesempatan tersebut selagi masih tersedia.

No comments

Powered by Blogger.
IBX58B48398C06B1